Ratusan Petani Asahan Bersatu, KTKBD Siap Hijaukan Lahan Eks HGU BSP Demi Ketahanan Pangan - mitramedia.my.id

Ratusan Petani Asahan Bersatu, KTKBD Siap Hijaukan Lahan Eks HGU BSP Demi Ketahanan Pangan

 Ratusan Petani Asahan Bersatu, KTKBD Siap Hijaukan Lahan Eks HGU BSP Demi Ketahanan Pangan


​ASAHAN-MITRAMEDIA,-Kelompok Tani Kita Bersama Dadi Mulyo (KTKBD) menggelar rapat konsolidasi besar-besaran yang dihadiri oleh 258 pengurus dan anggota di Kelurahan Dadi Mulyo, Rabu (3/6/2026) malam. Pertemuan ini sengaja digelar untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyamakan persepsi menyambut program kerja strategis kelompok ke depan. Langkah ini dinilai krusial agar organisasi tetap satu suara dan kokoh dalam mengeksekusi agenda-agenda produktif yang telah direncanakan.

​Ketua KTKBD, Robby Rizky Bangun, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera meluncurkan program tumpang sari di areal eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Tbk Kisaran. Robby optimis, pemanfaatan lahan dengan semangat kebersamaan ini akan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi anggota dan masyarakat sekitar. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama kelompok tani ini bertumpu pada persatuan seluruh anggotanya.

​Di sisi lain, Sekretaris KTKBD, Sahrianto, mengklarifikasi bahwa kehadiran para petani di lahan eks HGU BSP murni untuk aktivitas bercocok tanam, bukan untuk menguasai atau memiliki lahan tersebut secara ilegal. Melalui momentum konsolidasi ini, ia berharap seluruh anggota semakin berkomitmen menjaga ketertiban dan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian melalui sistem tumpang sari yang ramah lingkungan.

​Menutup rangkaian konsolidasi, KTKBD secara terbuka berharap Pemerintah Kabupaten Asahan dan aparat penegak hukum dapat memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Pasalnya, program pemanfaatan lahan eks HGU tersebut dinilai sangat sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, serta menjadi bukti nyata sinergi antara petani lokal dan pemangku kebijakan.(ma)