UMMAS dan MLH Wilayah Sumatera Utara Gelar Seminar Nasional: Optimalisasi Hutan untuk Manfaat Ekonomi dan Ekologi Menuju. Muktamar Muhammadiyah ke-49 Tahun 2027
Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS) bersama Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Muhammadiyah Wilayah Sumut melaksanakan Seminar Nasional sebagai wujud nyata kampus berdampak dalam membangun kesadaran dan aksi pelestarian lingkungan. Kegiatan ini mengusung tema optimalisasi potensi hutan guna meraih manfaat ekonomi dan ekologi, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke-49 Tahun 2027 di Sumatera Utara.
UMMAS Bekerjasama dengan Panitia Lokal MLH PDM Asahan dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan melaksanakan kegiatan ini sebagai amanah dari MLH Wilayah Sumut. Kegiatan ini digelar selama 2 hari yaitu pada tanggal 7-8 Februari 2026.
Seminar nasional ini dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah, baik dari tingkat pusat, Provinsi Sumatera Utara, maupun Kabupaten sekitar Asahan. Turut Hadir Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., yang memberikan pandangan strategis mengenai pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Hadir pula Sekretaris Jenderal MUI RI, Dr. Amirsyah Tambunan, MA, yang menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab keagamaan dalam menjaga kelestarian alam.
Dari Persyarikatan Muhammadiyah, hadir Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, M. Azrul Tanjung, SE., M.Si., serta Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Dr. Djihadul Mubarak, SE., MH. Kehadiran mereka memperkuat komitmen Muhammadiyah dalam mengarusutamakan fikih lingkungan sebagai bagian dari dakwah berkemajuan.
Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dr. Aripai Tambunan dan Ir. Yahdi Khoir, MBA, Kepala BPDAS Asahan Barumun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, unsur Ketua PWM Sumatera Utara, pimpinan MLH Sumut, Wakil Wali Kota Tanjung Balai, para praktisi lingkungan hidup, Rektor UMMAS, PDM Asahan MLH Daerah Asahan serta Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAS, PDM Asahan, PDM se-Sumatera Utara, pelajar dan mahasiswa.
Seminar ini merupakan bagian dari kontribusi nyata Muhammadiyah dan dunia kampus dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menjadi kesepakatan bersama negara-negara anggota PBB. Isu kehutanan sosial, konservasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar hutan menjadi fokus utama pembahasan.
Melalui kegiatan ini, UMMAS dan MLH Muhammadiyah ingin menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang menyatukan dimensi teologis, ekologis, dan ekonomis. Hutan tidak hanya dipandang sebagai sumber daya alam, tetapi sebagai amanah yang harus dijaga demi keberlanjutan generasi mendatang.
Semangat ini sejalan dengan visi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan, yang terus berikhtiar menghadirkan solusi atas persoalan umat dan bangsa, termasuk dalam isu krisis lingkungan global. Menuju Muktamar Muhammadiyah ke-49 Tahun 2027, langkah-langkah strategis seperti ini diharapkan menjadi energi kolektif untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun peradaban yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan MLH Wilyah Sumut bekerjasama dengan PDM Daerah yang kali ini berkolaborasi dengan MLH PDM Asahan dan Universitas Muhamamdiyah Asahan
Harapannya kegiatan ini menjadi pemicu semangat untuk pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan hidup agar lebih humanis dan berkelanjutan serta menumbuhkan semangat untuk mencintai lingkungan sejak dini ucap Rektor Universitas Muhammadiyah Asahan(ma)
